Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Video Visual Melalui Cerita Sejarah untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa di SMA Darut Taqwa Purwosari

video cerita sejarah pembelajaran sejarah kemampuan berpikir kritis penelitian tindakan kelas siswa SMA

Authors

April 25, 2026

Downloads

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran sejarah. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional menyebabkan siswa cenderung menghafal materi tanpa mampu menganalisis dan menginterpretasikan peristiwa sejarah secara mendalam. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran berbasis video cerita sejarah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Darut Taqwa. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran berbasis video cerita sejarah mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara bertahap dari siklus I ke siklus II. Siswa menunjukkan peningkatan dalam mengidentifikasi masalah, menganalisis fakta sejarah, mengevaluasi informasi, serta menyampaikan argumentasi secara logis dan sistematis. Selain itu, penggunaan video juga meningkatkan partisipasi, motivasi, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran berbasis video cerita sejarah dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa di tingkat sekolah menengah.