Hubungan Pemberian Daun Kelor Dengan Kenaikan Berat Badan Bayi di Puskesmas Teluk Dalam Nias Tahun 2021

Berat Tubuh; Moringa Oleifera; Bayi.

Authors

  • Tiarnida Nababan Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia., Indonesia
  • Elsa
    elsahr28@gmail.com
    Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia., Indonesia
  • Derlian Anggraeny Marsaulina Sitorus Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia., Indonesia
  • Delima Syafarah Harahap Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia., Indonesia
  • Citra Handayani Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia., Indonesia
  • Sofiana Fakultas Keperawatan Dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia., Indonesia
December 30, 2021

Downloads

Berat badan dapat menggambarkan pertumbuhan status gizi. Dari beberapa aspek salah satu yang pengaruhi berat badan bayi yakni konsumsi santapan. Untuk mengenali ikatan pemberian daun kelor dengan peningkatan berat tubuh bayi di Puskesmas Teluk Dalam Nias. Tipe riset yang digunakan ialah kuasi eksperimental dengan pendekatan pre serta post test design, analisis data dengan paired sampel t-test. Jumlah sampel dalam riset adalah 30 responden. Responden kelas eksperimen sejumlah 15 serta kelas kontrol sejumlah 15. Letak riset di Puskesmas Teluk Dalam, Jalan Baloho Indah, Kec. Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Pengumpulan informasi dengan perhitungan berat tubuh bayi. Hasil riset ini menampilkan p-value < 0,05 hingga menampilkan jika olahan daun kelor bisa tingkatkan berat tubuh bayi. Hasil pada riset ini ialah terdapat ikatan pemberian pemberian daun kelor dengan peningkatan berat tubuh bayi di Puskesmas Teluk Dalam Nias.